LONDON, KOMPAS.com - Nasib mujur masih berpihak pada Stevie Webb. Bocah berusia empat tahun itu masih selamat setelah tubuhnya terjepit dua eskalator di pusat perbelanjaan, Savacentre Colliers Wood, London bagian barat.
Insiden itu terjadi ketika ibu Stevie sedang menerima telepon dan Stevie bermain-main. Dalam beberapa detik pakaian Stevie tiba-tiba tersangkut mesin eskalator itu, membuat tubuhnya ikut terpelanting begitu keras. Sebelum sang ibu memencet tombol darurat untuk berhenti, pembuluh darah Stevie pad abagianwajah dan mata pecah.
Dokter memperkirakan, tulang leher sangbocah akan patah dan diperlukan waktu setidaknya satu bulan untuk membuat kulit Stevie kembali normal. Penyelidikan kini telah dilakukan Savacentre.
Ayah Stevie, Darren Webb (39) mengatakan, anaknya mengalami luka-luka yang begitu parah. Ia menyerupai alien karena seluruh tubuhnya membiru. "Itu membuatnya tampak seperti pada film Avatar. Dia tidak memiliki kulit putih yang tersisa di matanya dan itu membutuhkan waktu berbulan-bulan agar kembali normal."
"Para dokter mengatakan ia sangat beruntung karena lehernya dan tubuhnya begitu lentur. Itu hanya karena dia begitu muda sehingga lehernya tidak patah. "
Saat kejadian, Webb sedang menunggu di parkiran untuk menjemput keluarganya. Begitu menyadari ada kejadian itu, dia segera bergegas membawa Stevie ke Rumah Sakit St George, Tooting, yang berjarak sekitar satu mil.
Webb mengatakan, dia berencana mengambil tindakan hukum terhadap pusat perbelanjaan itu setelah sang manajer menolak untuk bertanggung jawab atas kecelakaan itu.
Webb, yang telah berbicara kepada manajer, Eric Sante dan menyaksikan rekaman CCTV kecelakaan mengatakan, dirinya mengakui saat itu anaknya sedang bermain sementara ibunya belum kembali. Tapi anak kecil berusia empat tahun wajar melakukan hal itu.
"Tidak ada semacam perlindungan atau penghalang untuk menghentikan ini terjadi. Manajer pusat perbelanjaan mengatakan bahwa ini kesalahan kami. Ini tak bisa dipercaya, anak saya hampir mati."
Sante mengatakan, Webb datang pada hari Senin dan berteriak-teriak menuntut untuk melihat rekaman CCTV. "Saya akhirnya turun dan minta maaf, tetapi saya mengatakan tidak dalam posisi menerima tanggung jawab atas apa yang terjadi. "
Dia menambahkan, rekaman CCTV menunjukkan Stevie bermain di samping travelator sementara ibunya sedang berbicara di telepon. Insiden ini membuat manajemen pusat perbelanjaan itu membentuk tim hukum.
MB Trust, perusahaan yang mengelola tempat selasar telah memeriksa dua kali peralatan itu dalam setahun dan yang paling baru-baru ini dicek pada bulan November. Direktur Pemasaran MB Real Estate, Juliet Bray mengatakan ikut prihatin dengan insiden itu. "Ini insiden yang mengerikan dan aku tidak bisa membayangkan betapa menyedihkan pasti untuk orang tua dan anak kecil itu.
"Namun saya yakin, kami telah melakukan apa yang diperlukan untuk membuatnya aman. Saya tahu bahwa semua rekan-rekan saya akan mengambil setiap langkah yang diperlukan untuk memastikan hal ini tidak terjadi lagi. "


