BAGHDAD, KOMPAS.com - Juru bicara pemerintah Irak mengatakan pengambilalihan sumur minyak oleh sekelompok bersenjata Iran yang menyeberangi perbatasan adalah pelanggaran terhadap kedaulatan negara.
Juru bicara Irak Ali al Dabbagh mengatakan, serangan di wilayah sengketa menunjukkan perlunya didefinisikan secara jelas perbatasan Irak dengan Iran. Dewan Keamanan Nasional Irak pada Jumat malam telah bertemu untuk membahas pengambilalihan sumur no 4 oleh kelompok masyarakat Iran di wilayah ladang minyak al-Fakkah
Al Dabbagh mengatakan, setelah serangan itu, Irak dan Iran bertemu untuk melakukan pembicaraan diplomatik sebagai dampak adanya serangan. Untuk diketahui, pengambilalihan terjadi Kamis malam di Provinsi Maysan Irak, sekitar 200 mil (320 kilometer) tenggara Baghdad.


