Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 21:16 WIB
Pengamanan Perdana Menteri Diperketat
| jimbon | Kamis, 17 Desember 2009 | 08:38 WIB
|
Share:

AP/RAI TG3 via APTN
Gambar rekaman video RAI TG3 menunjukkan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi tengah duduk di dalam mobilnya setelah seorang penyerang menghajar wajahnya dalam suatu acara di Milan, Italia, 13 Desember 2009

TERKAIT:

MILAN, KOMPAS.com - Polisi menangkap seorang pria muda di luar kamar tempat Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi dirawat. Pria berusia 26 tahun itu tampaknya menderita gangguan jiwa.

Polisi, Rabu (16/12), menyatakan, pria itu berhenti di lantai tempat Berlusconi dirawat sekitar pukul 02.00 waktu setempat. ”Dia tengah keluar dari lift saat pengawal pribadi dan polisi segera membawanya pergi. Dia mengatakan ingin bicara dengan perdana menteri,” kata juru bicara kepolisian.

Kemarin Berlusconi meninggalkan Rumah Sakit San Raffaele di Milan setelah tiga hari dirawat pascapenyerangan terhadap dirinya. Dokter memutuskan untuk memeriksa kembali Berlusconi karena dia mengeluh sakit leher dan tidak bisa tidur.

Juru bicara Berlusconi, Paolo Bonaiuti, mengatakan, keluhan sakit di leher itu mengkhawatirkan karena luka lama di tengkuknya kambuh. Demi penyembuhannya, Berlusconi membatalkan semua pertemuan publik hingga akhir tahun.

Dokter pribadi Berlusconi, Alberto Zangrillo, mengatakan, Perdana Menteri harus absen dari semua aktivitas yang akan membawanya ke situasi publik.

Sebagai tambahan langkah pengamanan terhadap perdana menteri dan pejabat Italia, Menteri Dalam Negeri Italia Roberto Maroni mengatakan, otoritas berencana untuk memblokir situs-situs di internet yang dinilai memicu kebencian terhadap politisi. Otoritas juga akan mempertimbangkan peraturan baru perkumpulan di area publik.

Anggota parlemen dari kubu konservatif merasa marah terhadap kelompok-kelompok di situs jejaring sosial Facebook yang memuji Massimo Tartaglia, penyerang Berlusconi.

Kemarahan banyak pihak atas serangan terhadap Berlusconi dinilai akan membawa keuntungan politis bagi dia. Berlusconi tengah didera skandal seks, tuduhan korupsi, dan tudingan terkait mafia yang membuat popularitasnya menurun.

Analis juga mengatakan, serangan terhadap Berlusconi akan membantu dia memperkuat koalisi kanan tengah yang dipimpinnya sekaligus meredakan perselisihan dengan sekutunya, Giafranco Fini, yang akhir-akhir ini melontarkan kritik tajam terhadap Berlusconi.

Dalam pesan pertamanya kepada publik seusai penyerangan, Berlusconi menyerukan agar semua pihak tetap tenang dan percaya diri. ”Cinta akan selalu menang atas kecemburuan dan kebencian,” kata Berlusconi dalam pesan kepada pendukungnya di situs pribadinya.(AFP/Reuters/FRO)

Sumber :
Kompas Cetak