Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 02:23 WIB
Bom Mobil Tewaskan 10 Orang di Pakistan
Egidius Patnistik | msh | Selasa, 15 Desember 2009 | 19:08 WIB
|
Share:

ISLAMABAD, KOMPAS.com — Ledakan bom mobil memorak-porandakan sebuah pasar di dekat rumah seorang politisi di Pakistan tengah, Selasa (15/12/2009). Sedikitnya 10 orang dilaporkan tewas, 25 orang terluka, dan masih banyak lagi yang terjebak dalam reruntuhan.

Ledakan di Dera Ghazi Khan itu merupakan yang terkini dari serangkaian ledakan bom bunuh diri dan pengeboman lainnya yang telah menewaskan lebih dari 500 orang di Pakistan sejak Oktober. Rangkaian peristiwa berdarah itu, menurut pemerintah, dilakukan kelompok militan Islam yang ingin melakukan pembalasan atas serangan tentara pemerintah terhadap Taliban di barat daya negeri itu.

Seorang komisioner lokal, Hasan Iqbal, mengatakan, ledakan itu tampaknya merupakan sebuah ledakan bom mobil. Ledakan tersebut meninggalkan lubang yang menganga dan suaranya terdengar hingga satu kilometer. Rumah Zulfikhar Khosa, penasihat senior Provinsi Punjab, rusak parah dalam ledakan itu, demikian juga sejumlah toko di pasar. Tidak diketahui apakah Khosa berada dalam rumah saat ledakan terjadi.

Raza Khan, seorang penduduk lokal, mengatakan, orang-orang jadi panik. "Seluruh pasar runtuh. Ada asap dan orang berlarian ke sana ke mari," katanya kepada the Associated Press melalui telepon.

Kelompok militan Islam telah melakukan sejumlah serangan di timur Provinsi Punjab untuk menunjukkan reaksi mereka ke seluruh negeri atas tindakan pemerintah yang menyerang sarang Taliban. Sejumlah sekolah agama yang berhaluan garis keras beroperasi di daerah Dera Ghazi Khan. Kota itu pernah mengalami konflik sektarian antara kaum Suni dan Syiah yang saling serang.

Sumber :
AP