MOSUL, KOMPAS.com — Serangkaian ledakan bom mobil menewaskan empat orang dan melukai 40 orang lainnya di luar sebuah gereja di kota Mosul, Irak utara, Selasa (15/12/2009).
Ledakan pertama terjadi pada Selasa pagi di luar sebuah gereja di Mosul barat, di mana para pemberontak telah melakukan penembakan, pengeboman, dan penculikan selama lebih dari enam tahun setelah invasi yang dipimpin Amerika Serikat (AS). Ledakan bom kedua terjadi sekitar 10 menit kemudian saat orang-orang berkumpul pada lokasi ledakan yang pertama.
Di bagian lain kota itu, di Mosul utara, sebuah bom juga meledak di dekat sebuah gereja. Jendela-jendela pecah dan gerbang gereja rusak. Namun, tidak ada orang yang terluka.
Mosul termasuk kota yang beragam etnis dan agama. Komunitas Kristen di kota itu tergolong minoritas dan telah beberapa kali menjadi target serangan.


