ROMA, KOMPAS.com — Pihak rumah sakit (RS) yang merawat Silvio Berlusconi mengatakan, Perdana Menteri Italia itu harus tinggal di rumah sakit setidaknya sampai Rabu (16/12/2009). Para dokter juga merekomendasikan, Berlusconi sebaiknya membatalkan semua aktivitas publiknya selama masa Natal.
Pemimpin berusia 73 tahun itu dilempar dengan patung oleh seorang pria di Milan, Minggu, saat dia sedang membubuhkan tanda tangannya untuk seseorang ketika meninggalkan sebuah pertemuan politik. Serangan itu menyebabkan dua gigi sang perdana menteri copot, hidung retak, serta bibirnya pecah.
Buletin medis yang diterbitkan RS San Raffaele di Milan, Selasa, mengatakan, Berlusconi masih menderita sakit, tetapi kondisinya tidak mencemaskan. Pihak RS merekomendasikan Berlusconi untuk tidak terlibat dalam aktivitas publik selama sedikitnya dua minggu.
Si penyerang, seorang pria berusia 42 tahun dengan sejarah punya masalah mental, telah ditahan. Polisi mengindentifikasi dia sebagai Massimo Tartaglia.


