JAKARTA, KOMPAS.com — Ahli forensik Universitas Indonesia yang memeriksa jasad Nasrudin Zulkarnaen, dokter Abdul Mun'im Idris, akan memberi kesaksian atas dugaan manipulasi pembunuhan Direktur PT Rajawali Putra Banjaran itu. Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Boy Rafli Amar, dokter Mun'im akan hadir Jumat (11/12/2009) pukul 14.00 di Kantor Polda Metro Jaya, Jakarta.
"Penyidik merasa perlu mengundang Pak Mun'im. Berita acaranya, saya sudah ada. Tapi supaya tidak tumpang tindih, Pak Mun'im sudah bersedia hadir, usai shalat Jumat. Dia juga diundang media, biar apa yang disampaikan Pak Mun'im tidak sepotong-potong," ujar Boy Rafli saat jumpa pers di Kantor Humas Polda Metro Jaya Jakarta, Jumat.
Seperti diberitakan, dalam sidang pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, ahli forensik Mun'im Idris mengatakan bahwa ada manipulasi dalam kasus pembunuhan tersebut. Menurut Mun'im, jasad Nasrudin telah direkayasa. Hal itu terlihat dari adanya bekas jahitan di kepala korban sebelum disentuh tim forensik.

