Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 07:45 WIB
Kabar Kematian Aisiah Hanya Lewat SMS
| bnj | Kamis, 10 Desember 2009 | 19:05 WIB
|
Share:

shutterstock
Ilustrasi

TERKAIT:

CIANJUR, KOMPAS.com — Menurut informasi, pihak Disnakertrans mendapatkan kabar kematian Aisiah melalui SMS.

Tentu saja pihak keluarga tidak percaya dengan kabar tersebut dan meminta surat tertulis perihal meninggalnya korban.

"Banyak kabar seperti itu kami lihat di televisi. Sehingga kami meminta pihak terkait memberikan kejelasan perihal nasib istri saya," kata Muslich dengan nada sedih.

Saat ini harapan keluarga, jika memang Aisiah telah meninggal, pihak keluarga berharap jasadnya dapat di makamkan di kampung halamannya.

Sementara ini pihak keluarga akan meminta bantuan LSM Peduli Migran (CPM) Cianjur sebagai kuasa hukum untuk mendapatkan kejelasan kabar tersebut.

Asep Koalisi (Ketua CPM) sempat mendatangi Kantor Disnakertrans Cianjur untuk mengetahui kabar via SMS itu.

Namun, pihak Disnakertrans mengelak perihal tersebut dengan alasan mereka hanya tahu peristiwa itu melalui SMS dari pihak Deplu di Oman.

"Kami akan minta pihak terkait termasuk BNP2TKI dan perusahaan yang telah memberangkatkan korban untuk bertanggung jawab dalam hal ini. Pasalnya, hingga saat ini pihak keluarga shock berat dan butuh kepastian," tuturnya.

Sumber :
ANT