Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 07:43 WIB
Yang Benar Saja, Dapat Nobel Kok Kirim Ribuan Tentara!
Josephus Primus | primus | Kamis, 10 Desember 2009 | 11:28 WIB
|
Share:

Ist
Usia lanjut 81 tahun dan kesehatan yang memburuk membuat Fidel Castro, Selasa (19/2), memutuskan mundur sebagai Presiden Kuba. Pengunduran diri Castro membuat Majelis Nasional pada sidang 24 Februari nanti akan menetapkan Raul Castro (76), adik Fidel Castro, sebagai Presiden Kuba. Raul selama ini menjabat Menteri Pertahanan dan praktis sejak 31 Juli 2006 sudah bertindak sebagai pejabat presiden.

TERKAIT:

HAVANA, KOMPAS.com — Si Gaek Fidel Castro akhirnya melampiaskan "gatal" yang ia rasakan dengan berkomentar soal Nobel Perdamaian yang diperoleh Presiden AS Barack Obama. Orang paling berpengaruh di Kuba itu, dalam situs pemerintah sebagaimana diwartakan AP, Kamis (10/12/2009), menulis, "Bagaimana Obama bisa menerima Nobel Perdamaian, sementara dia baru saja mengambil keputusan untuk mengirim 30.000 tentara ke Afganistan?"

Nah, gara-gara hal itu, Fidel merasa kehilangan simpati. Padahal, kakek berusia 83 tahun itu memberi dukungan kala pelantikan Obama menjadi presiden AS. "Soal pengiriman tentara itu, Obama benar-benar 'mendengarkan' George W Bush, pendahulunya," sindir Fidel Castro.