
BAGHDAD, KOMPAS.com — Bom mobil melanda Baghdad, Selasa (8/12/09). Sejauh ini, sedikitnya sudah 112 orang tewas dan 197 lainnya luka-luka dalam rangkaian ledakan bom mobil hari ini.
Ledakan bom-bom itu menggetarkan gedung-gedung di seluruh kota serta meruntuhkan rasa aman yang masih labil menjelang pelelangan kontrak ladang minyak pada pekan ini, saat para eksekutif perusahaan minyak top dunia sedang menuju kota itu, dan menjelang pemilu yang akan digelar tahun depan.
Sedikitnya ada lima ledakan dahsyat. Menurut polisi setempat, tiga orang tewas dan lima lainnya luka-luka pada ledakan yang pertama di Baghdad selatan. Korban tewas dan terluka lainnya terjadi setidaknya pada tiga atau empat ledakan lain yang terjadi berturut-turut di pusat kota satu setengah jam kemudian.
"Penduduk sipil dan aparat keamanan dipastikan tewas. Kami akan mengumumkan semuanya lebih rinci saat kami memilik datanya," kata juru bicara keamanan Baghdad, Mayor Jenderal Qassim al-Moussawi, kepada Reuters.
Sejumlah sumber di kepolisian mengatakan, ada lima ledakan. Dua ledakan terjadi di dekat gedung pengadilan, satu dekat sebuah universitas, yang lainnya di pusat kawasan komersial Baghdad dan yang lebih awal terjadi di selatan kota itu.
Asap mengepul setidaknya dari dua lokasi. Rangkaian ledakan hari ini merupakan yang terbesar dan berdaya ledak tinggi sejak 25 Oktober ketika dua bom truk menewaskan 155 orang di Baghdad.