LONDON, KOMPAS.com — Setelah bertahun-tahun merasa terganggu dengan tingkah polah paparazzi
Pengacara keluarga kerajaan mengirim surat kepada para pemimpin redaksi surat kabar untuk mengingatkan mereka soal kewajiban menghormati privasi sesuai dengan kode etik jurnalistik. Tidak ada detail mengenai isi surat tersebut atau kapan surat itu dikirimkan.
”(Surat) itu dikirim sebagai respons terhadap para fotografer yang telah bertahun-tahun menguntit keluarga kerajaan di tanah pribadi Ratu,” kata juru bicara Istana Buckingham.
Surat kabar Sunday Telegraph menyebutkan, keluarga kerajaan kini siap mengambil langkah hukum jika fotografer memotret mereka saat tidak sedang bertugas. Ditambahkan, keluarga kerajaan bisa menuntut dengan tuduhan pelanggaran privasi atau bertindak di bawah hukum perlindungan dari gangguan.
Langkah keras terhadap paparazzi itu tidak dipicu oleh peristiwa khusus. Namun, menjelang liburan Natal, keluarga kerajaan biasanya menghabiskan hari-hari mereka di tanah pribadi Ratu Elizabeth II di Sandringham, Norfolk, timur Inggris.
Saat itulah, para fotografer freelance menghabiskan waktu berjam-jam mengawasi wilayah sekitar Sandringham untuk mendapatkan foto keluarga kerajaan. Kebun di Sandringham memang terbuka untuk publik. Tahun ini para fotografer akan diawasi di sepanjang jalan di sekitar Sandringham.
Pada Natal tahun lalu, putra bungsu Ratu Elizabeth II, Pangeran Edward, dituduh memukuli anjing setelah terlihat di foto mengayunkan tongkat ke arah dua anjing yang sedang berkelahi. Pangeran William dan kekasihnya, Kate Middleton, juga difoto saat sedang berburu.
Kerajaan Inggris memang telah lama memiliki hubungan tidak baik dengan fotografer, terutama setelah meninggalnya Putri Diana dalam kecelakaan mobil di Paris tahun 1997.
Paddy Harverson, juru bicara putra mahkota Pangeran Charles, mengatakan, keluarga kerajaan merasa mereka punya hak privasi saat melakukan kegiatan pribadi mereka. ”Mereka menyadari ada minat publik terhadap kehidupan mereka dan apa yang mereka lakukan. Akan tetapi, (minat) itu tidak termasuk memotret aktivitas pribadi mereka dan teman-teman mereka,” kata Harverson.


