KOMPAS
Sabtu, 20 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Benteng Taliban Hancur Digempur NATO
Selasa, 8 Desember 2009 | 00:37 WIB
AP Photo
Warga lokal Afganistan menguburkan korban-korban warga desa yang terbunuh dalam serangan NATO di wilayah utara Afganistan, Jumat (4/9). Mereka dikuburkan secara massal di dekat Kunduz, Afganistan.
TERKAIT:

ASADABAD, KOMPAS.com - Sejumlah pesawat tempur NATO membom pangkalan Taliban di provinsi Kunar, Senin, menewaskan lebih dari 20 gerilyawan dan menghancurkan sebuah kompleks bunker. Noor Akbar, seorang komandan regional Taliban, adalah salah satu di antara mereka yang tewas dalam serangan di lokasi.

"Lebih dari 20 gerilyawan Taliban, termasuk komandan regional mereka Noor Akbar, tewas dalam serangan itu", kata Jendral AD Afghanistan Mohammad Qasim Bitanai kepada AFP.

Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) pimpinan NATO mengatakan, mereka melancarkan serangan udara yang menghancurkan sebuah pangkalan Taliban di distrik Watapur di provinsi itu, namun tidak ada penjelasan terinci lebih lanjut mengenai korban.

"Pasukan keamanan internasional melancarkan serangan udara hari ini dan menghancurkan sebuah benteng terkenal Taliban yang mencakup sejumlah bunker dan posisi-posisi pertahanan yang dipersiapkan di provinsi Kunar," katanya.

"Pasukan keamanan menyerang pangkalan itu di dekat desa Tsangar Darah di distrik pegunungan Watapur setelah sumber-sumber intelijen  memberikan indikasi mengenai kegiatan militan di lokasi itu," tambah ISAF.

Jendral Bitanai mengatakan, operasi itu dilakukan dengan koordinasi antara pasukan Afganistan dan militer internasional, yang saat ini mencakup sekitar 113.000 prajurit di negara itu.

Penulis: TOF   |   Editor: tof   |   Sumber : ANT, AFP Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.