SRINAGAR, KOMPAS.com - Sejumlah pria bersenjata tak dikenal telah menembak dan melukai seorang separatis Muslim senior di Kashmir, Jumat. Fazal Haque Qureshi, pemimpin senior dalam kelompok moderat aliansi separatis di wilayah itu, diserang di dekat tempat kediamannya di Srinagar.
"Ia mengalami luka kepala dan telah dirawat di rumah sakit," jelas seorang pejabat dari kepolisian setempat.
Ia menjelaskan keadaan Qureshi cukup serius. Qureshi telah dihubungkan dengan perjuangan separatis di Kashmir selama lebih dari dua dasawarsa. Pada 2000 ia mengatur gencatan senjata antara kelompok gerilyawan penting di wilayah itu, Hizbul Mujahidin, dan tentara India.
Gencatan senjata itu berlangsung selama dua minggu setelah India menolak untuk melibatkan Pakistan dalam pembicaraan untuk memecahkan perselisihan di Kashmir. Kelompok moderat belum lama ini menyambut baik tawaran pembicaraan India untuk memecahkan perselisihan itu, tapi kelompok garis keras dan gerilyawan bersenjata menolak undangan tersebut dengan menyatakan pembicaraan itu akan sia-sia tanpa dimasukkannya Islamabad.
Pemberontakan anti-India di Kashmir telah menyebabkan lebih dari 47.000 orang tewas sejak kekerasan itu meletus pada 1989.


