Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 00:55 WIB
Ditemukan, 1.700 Makam Tanpa Nama
Taufiq Zuhdi | tof | Kamis, 3 Desember 2009 | 01:58 WIB
|
Share:

HAMZAH
Ilustrasi : Petugas kebersihan sedang menyirami tanaman di tempat pemakaman umum (TPU).

TERKAIT:

SRINAGAR, KOMPAS.com - Sebuah kelompok hak asasi manusia di Kashmir, Rabu menyatakan, mereka telah menemukan sekitar 1.700 makam tanpa nama yang diduga adlah milik para korban terkait konflik separatis di wilayah itu.
      
Elemen yang menamakan dirinya Kelompok Pengadilan Rakyat Internasional mengenai Hak Asasi Manusia dan Keadilan (IPTK) di Kashmir mengatakan, makam itu ditemukan di 55 desa dekat Garis Pengawasan, yang memisahkan wilayah-wilayah Kashmir antara India dan Pakistan.

"Makam yang diselidiki IPTK berisikan mayat orang-orang yang tewas dalam bentrokan dan pembunuhan antara 1990-2009," kata pejabat IPTK Angana P Chatterji dalam jumpa pers, kemarin.

Hampir 90 persen dari makam-makam itu tidak memiliki tanda. Polisi membantah klaim IPTK, yang merupakan sebuah organisasi HAM independen yang beroperasi di negara bagian Jammu dan Kashmir.

"Kami akan menyelidiki laporan ini, namun sebagian besar mayat itu mungkin adalah militan Pakistan yang tewas dalam pertempuran dan selalu dimakamkan sebagai mayat tak dikenal," kata seorang pejabat kepolisian yang menolak disebutkan namanya kepada Reuters.

Tahun lalu, kelompok HAM yang sama mengatakan, mereka telah menemukan hampir 1.000 makam tanpa nama di 18 desa di daerah yang sama.
 
Puluhan ribu orang tewas di Kashmir India sejak pemberontakan muslim melawan kekuasaan New Delhi meletus pada 1989. Kelompok HAM internasional menyebutkan sekitar 70.000 orang tewas atau hilang di masa silam. Mereka meminta pemerintah India menyelidiki apakah ratusan makam tanpa nama itu berisikan mayat warga sipil yang hilang ketika pasukan India memerangi pejuang kemerdekaan Kashmir.
       

Sumber :
Ant, Reuters