JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia berharap tidak turut merasakan dampak yang muncul dari masalah utang yang membelit Dubai World. Deputi Gubernur BI Budi Mulya mengungkapkan ini Senin (30/11) di Jakarta.
"Fundamental perekonomian kita baik, dan kami akan selalu ada di pasar untuk meredam dampak," kata Budi Mulya.
Budi juga menegaskan, BI akan konsisten menjaga kebijakan yang kini tengah berjalan termasuk dalam menjaga nilai tukar rupiah.
Sementara menurut Deputi Gubernur Senior BI Darmin Nasution, masalah yang muncul di Dubai sepertinya tidak akan memberikan dampak secara langsung kepada perbankan di Indonesia. Sebab, eksposure di Dubai itu nilainya sangat kecil. (Syamsul Ashar/Reuters)


