Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 10:31 WIB
Isu Kebebasan Pers Akan Dibahas di Hyderabad
Budiman Tanuredjo | wah | Senin, 30 November 2009 | 11:54 WIB
|
Share:

ani
Ilustrasi

Laporan Wartawan Kompas, Budiman Tanuredjo dari Hyderabad, India

HYDERABAD, KOMPAS.com — Isu kebebasan pers akan dibahas dalam pra Kongres Asosiasi Surat Kabar Dunia dan Forum Editor Dunia di Hyderabad, India, yang dimulai Senin (30/11) siang. Kongres dan forum itu sendiri akan dibuka Presiden India Dewi Singh Patil, Selasa besok.

Isu kebebasan pers akan dibahas dalam kerangka kelangsungan bisnis media di tengah krisis keuangan global. Kebebasan adalah misi mulia bagi pers, tetapi bagaimana kemudian isu itu dihadapkan dengan bisnis media itu sendiri. Kemandirian editorial menjadi salah satu faktor yang perlu dilihat.

Akan tampil berbicara adalah Irina Samokhina, CEO of Krestyanin, Rostov on Don, Russia; Chris Elliot (The Guardian), Achmed Benchemsi (Maroko), Najam Sethi (Pakistan), dan Bambang Harymurti (CEO Tempo Jakarta).

Secara paralel juga akan digelar diskusi pra-Kongres bertema "Multimedia, Internet Sebuah Medium yang Matang" dan "Bagaimana memenangkan strategi melibatkan pembaca muda dalam masa sulit".