Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 06:47 WIB
Bos Emirates: Kami Akan "Menavigasi" Diri Keluar dari "Turbulensi"
Tri Wahono | wah | Senin, 30 November 2009 | 08:24 WIB
|
Share:

LONDON, KOMPAS.com — Presiden maskapai penerbangan Emirates Airlines, Tim Clark, yakin krisis Dubai tak memengaruhi bisnis maskapai penerbangan meski sedikit mengguncang. Namun, Tim Clark mengaku komunitas bisnis Dubai terkejut oleh krisis utang yang telah menghantam negara keemiratan terbesar kedua di Uni Emirat Arab itu.

"Kami semua sedikit terkejut dengan apa yang terjadi dan global rontok dalam 24 jam terakhir," kata Clark dalam wawancara surat kabar Sunday Telegraph yang diterbitkan di London, Minggu (29/11). "Tapi Dubai akan menavigasi dirinya keluar dari ini, seperti juga kami. Saya yakin maskapai tak terpengaruh hal tersebut," tambah Clark.

Pemerintah Dubai, Rabu lalu, mengajukan permohonan penundaan pembayaran untuk seluruh utang Dubai World dan afiliasinya yang mencapai 59 miliar dollar AS untuk moratorium utang enam bulan. Hal ini mengirim pasar saham global merosot di tengah kekhawatiran dampaknya bisa menjadi krisis keuangan global baru.

Clark mengatakan, maskapainya tidak akan membatalkan setiap pesanan untuk pesawat baru. "Kami memiliki sukuk independen (obligasi syariah) dan obligasi yang jatuh tempo 2010 dan 2011," kata Clark. "Saya tahu orang mengharapkan kami membayar kembali atau membiayai kembali mereka sesuai jadwal dan kami akan melaksanakannya," tegas Clark.

Emirates yang merupakan maskapai milik negara adalah salah satu dari maskapai penerbangan dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Emirates juga salah satu pelanggan industri penerbangan global terbesar dengan 120 pesawat saat ini dalam pesanan.

"Jika ada lebih turbulensi maka pertumbuhan kami akan moderat, tapi kami tidak akan berhenti berkembang. Ini adalah bisnis yang besar," kata Clark.

Sumber :
ANT