KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Jumlah Korban Tewas Kecelakaan KA Rusia Jadi 39 Orang
Sabtu, 28 November 2009 | 18:50 WIB

UGLOVKA, KOMPAS.com- Jumlah korban tewas akibat anjlognya kereta api Rusia, Nevsky Express, pada hari Jumat kemarin bertambah menjadi 39 orang, sementara korban luka sekitar 100 orang. 

Menurut sumber berwenang, anjlognya kereta itu dipicu serangan bom. Para penyelidik Rusia, Sabtu (28/11), mengatakan telah membuka kasus kriminal dengan tuduhan terorisme, dan pemilikan alat peledak gelap. Meski demikian, tidak dikatakan apa motif di balik serangan tersebut.

"Ada bukti nyata bahwa ... ledakan dari suatu alat peledak merupakan salah satu dari penjelasan kecelakaan kereta Nevsky Express tersebut," kata kepala Jawatan Kereta Api Rusia, Vladimir Yakunin kepada para wartawan di tempat kejadian.

Nevsky Express, yang mengangkut 661 penumpang dari Moskow ke St. Petersburg, terguling pada pukul 09:34 waktu setempat, di dekat desa Uglovka sekitar 350 kilometer di utara Moskow.

Seorang fotografer Reuters menyaksikan sejumlah tentara membawa empat kantong mayat menjauh dari tempat kejadian, di mana para pekerja pertolongan memotong reruntuhan besi kereta untuk mencari penumpang yang diharapkan selamat, di dua gerbong yang mengalami kecelakaan.

Menteri Darurat Sergei Shoigu, seperti dikatakan seorang pejabat kementerian melalui konferensi video yang ditayangkan secara langsung di saluran televisi negara Vesti-24, bahwa jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 39 orang, setelah beberapa mayat dikeluarkan dari gerbong yang roboh.

Para pejabat kementerian juga mengatakan, hanya 25 orang yang dikonfirmasikan tewas, meskipun mereka menjelaskan, jumlah korban bisa meningkat. Sedikitnya 18 orang masih belum ditemukan.

Editor: msh   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.