BEIJING, KOMPAS.com - Para wakil sejumlah negara berkembang membutuhkan sikap bersama menghadapi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Kopenhagen, Desember mendatang. Maka dari itulah, mereka menggelar pembicaraan diplomatik dan politik di Beijing, China, Kamis lalu.
Sementara itu, sebagaimana diartakan BBC, China mengumumkan target konkret pertamanya untuk membatasi emisi gas rumah kaca.
Pertemuan selama dua hari di Beijing ini menghadirkan sejumlah negara-negara berkembang dalam pertemuan yang disebut sebagai sesi strategi pra-Kopenhagen. Negara yang hadir termasuk India, Brazil, dan Afrika Selatan.
Fokus perundingan diperkirakan seputar bagaimana mereka dapat menekan negara-negara kaya untuk bertindak lebih guna mengatasi perubahan iklim.
Sejumlah negara miskin mengeluhkan negara-negara barat khususnya Amerika Serikat yang gagal menjadi contoh dalam mengurangi gas rumah kaca.
Para pejabat China mengatakan target pengurangan emisi yang diajukan negara-negara barat tidak cukup dan negara-negara maju juga belum mewujudkan janji-janji membantu negara-negara miskin dalam bentuk dana dan dukungan serta teknolog untuk memperlambat pemanasan global.


