
TEHERAN, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Iran menyatakan, Norwegia tidak berhak mengkritik Iran atas disitanya hadiah Nobel Perdamaian Shirin Ebadi.
Ebadi pada Kamis menyatakan, bahwa pemerintah Iran telah mengambil hadiah tersebut tiga minggu yang lalu dari kotak penyimpanan (safe-deposit box) di Iran dan bahkan ia berutang sekitar 1,3 juta dolar atas pajak yang dibebankan atas apa yang ia raih tersebut.
Ebadi mengatakan, sesuai hukum di Iran, penghargaan seperti ini semestinya dibebaskan dari pajak.
Norwegia mengatakan penyitaan medali ini cukup mengejutkan dalam 108 tahun sejarah penghargaan Nobel. Juru bicara kementrian luar negeri Iran menyatakan, Norwegia tak punya hak mencampuri kebijakan Iran dalam menerapkan aturan pajak.