KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Sambut Idul Adha, Hamas Bebaskan 150 Tahanan
Jumat, 27 November 2009 | 05:06 WIB
AFP
Pasukan Keamanan Nasional Hamas Palestina nampak berjaga di dekat perbatasan Karni, antara Jalur Gaza dan Israel, wilayah pinggiran Gaza bagian timur, 24 Juni 2008.
TERKAIT:

GAZA, KOMPAS.com - Kelompok militan Islam, Hamas yang menguasai Jalur Gaza telah membebaskan 150 tawanan pada Kamis (16/11). Ini dilakukan untuk menghormati perayaan Idul Adha.

Orang-orang yang dibebaskan itu termasuk sedikitnya 25 "tahanan keamanan" dan 77 orang yang ditahan dengan tuduhan kriminal. Menurut pejabat setempat, Nasser Seleiman sebanyak 53 dari para tahanan itu sebenarnya mendekati masa akhir dari hukuman mereka.

Di luar penjara, orang-orang yang telah dibebaskan itu dipeluk oleh keluarga yang bergembira dan pulang untuk merayakan Idul Adha (Hari Raya Kurban), yang mana umat Islam menyembelih hewan kurban dan membagikan dagingnya pada orang-orang miskin.

"Saya ditahan pada Juni oleh polisi Hamas dalam serangan penangkapan terhadap para anggota Fatah," kata Tariq Muhaisan, salah satu tahanan, merujuk pada partai sekuler pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

"Saya ditangkap karena asalan politik," katanya menambahkan.

Perdana Menteri Hamas, Ismail Haniya telah mengumumkan pembebasan itu Kamis untuk menyambut hari raya itu. Sejak Hamas merebut Jalur Gaza pada Juni 2007, mereka telah menangkap sejumah orang dalam sebuah serangan yang dibalas dengan penangkapan oleh kelompok Fatah.

Masing-masing dari kedua kelompok penting Palestina itu menuduh pihak lainnya telah melakukan penangkapan sewenang-wenang dan penyiksaan di wilayah di bawah kekuasaannya, sementara pihak lain bersikeras hanya menangkap orang yang menimbulkan ancaman keamanan.

Penulis: TOF   |   Editor: tof   |   Sumber : ANT,AFP Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.