KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
3.500 Tentara 'Jagal' Mulai Diadili
Rabu, 25 November 2009 | 00:44 WIB

DHAKA, KOMPAS.com - Pengadilan atas ribuan tentara Bangladesh yang dituduh melakukan pemberontakan mematikan terhadap para perwira mereka Februari lalu telah dimulai Selasa.

"Kasus pertama dimulai Selasa di distrik Rangamati di Bangladesh tenggara, tempat sembilan penjaga dituduh. Mereka akan tampil di sebuah pengadilan khusus Rabu," kata jaksa penuntut negara, Mosharraf Hossain Kazal pada AFP.

Kekerasan terburuk dalam pemberontakan di seluruh negara itu terjadi di ibukota Dhaka, tempat 74 orang tewas, termasuk 57 pejabat senior militer. Mayat mereka kemudian ditemukan dimasukkan ke dalam saluran pembuangan air dan dikubur di pemakaman yang dangkal.

Sekitar 3.500 tentara penjaga perbatasan Bangladesh Rifles diduga telah mengambil bagian dalam pemberontakan itu, dan pengadilan atas kasus ini diperkirakan memerlukan waktu beberapa tahun.

Pengadilan khusus dianggap sebagai kompromi yang diupayakan antara militer, yang menginginkan pengadilan dalam keadaan perang, dan pemerintah, yang menghadapi tekanan dari organisasi hak asasi manusia untuk mengadili kasus itu di pengadilan sipil. Mereka yang dituduh terlibat dalam pembunuhan di Dhaka akan diadili pada tanggal berikutnya.

Penulis: TOF   |   Editor: tof   |   Sumber : ANT,AFP Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.