WASHINGTON, KOMPAS.com — Presiden Amerika Serikat Barack Obama berencana mengumumkan jumlah tentara yang dikirim ke Afganistan dalam pidato 1 Desember 2009. Demikian dikatakan Radio Publik Nasional (NPR), Senin (23/11) malam.
Jaringan radio, mengutip sumber-sumber yang tak disebut namanya, mengatakan akan ada peningkatan jumlah tertentu terhadap tentara yang akan dikirim. Namun, mereka tidak menjelaskan jumlah yang pasti.
Rencananya, Menteri Pertahanan Robert Gates, Kepala Staf Laksamana Michael Mullen, dan komandan tertinggi di Afganistan, Jenderal Stanley McChrystal, akan memberi kesaksian kepada Kongres segera setelah Obama mengumumkan rencana itu. Demikian menurut NPR.
Obama mengadakan pertemuan dua jam dengan kabinet perangnya, Senin malam, guna membahas strateginya di Afganistan.
Juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, sebelumnya mengatakan kepada para wartawan bahwa keputusan mengenai tentara itu akan diumumkan pada awal pekan depan.
Dia menambahkan bahwa Presiden tidak akan mengumumkan hal itu selama pekan liburan Thanksgiving yang dirayakan pada Kamis. "Hal itu tidak akan diumumkan dalam pekan ini," katanya.
"Tak pelak lagi, kemungkinan pertama diperkirakan pada suatu waktu, pekan depan," imbuhnya.
Gibbs, yang berbicara pada taklimat rutin Gedung Putih, tidak mengonfirmasikan kapan pengumuman itu disampaikan.

