KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Mau Berita, Bayar!
Selasa, 24 November 2009 | 07:00 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Perusahaan peranti lunak Microsoft menyatakan bersedia membayar salah satu perusahaan media terbesar di dunia, News Corporation, untuk mendapatkan akses eksklusif berita-berita perusahaan tersebut.

Beberapa laporan dari London dan New York menyebutkan imbalan dari kesediaan Microsoft membayar perusahaan media milik Rupert Murdoch itu adalah muatan berita News Corporation diambil dari mesin pencari Google. Sudah begitu, muatan berita ini nantinya hanya bisa diakses melalui mesin pencari baru, Bing, milik Microsoft.

Bila kecenderungan ini berlanjut, mesin-mesin pencari akan bersaing satu sama lain untuk mengeluarkan biaya guna mendapatkan akses berita. Langkah ini, sebagaimana ditulis BBC kemarin, bisa mengakhiri era berita gratis di internet.

Selama ini, para pengguna internet bisa dengan mudah mendapatkan berita-berita secara gratis karena perusahaan media memang menggratiskan akses tersebut. Dalam beberapa waktu terakhir, ada upaya dari perusahaan media untuk memungut biaya dari berita yang ditaruh di internet. Langkah ini ditempuh setelah tiras koran di seluruh dunia mengalami penurunan.

Di sisi lain, mesin pencari, seperti Google, menyediakan berita-berita milik berbagai perusahaan media itu secara gratis.

Penulis: XVD   |   Editor: primus Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.