KOMPAS
Senin, 22 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Emil Salim: Dengan atau Tanpa AS, Komitmen Iklim Jalan Terus
Laporan wartawan KOMPAS.com Inggried Dwi Wedhaswary
Senin, 23 November 2009 | 17:48 WIB
KOMPAS/RIZA FATHONI
Emil Salim

JAKARTA, KOMPAS.com — Keraguan tercapainya kesepakatan baru dalam KTT PBB Mengenai Perubahan Iklim di Kopenhagen, Denmark, Desember mendatang, salah satunya karena belum ada target pengurangan emisi oleh negara maju, khususnya Amerika Serikat. Komitmen AS dipandang penting karena posisinya sebagai negara penyumbang emisi terbesar di dunia.

Akan tetapi, mantan Menteri Lingkungan Hidup Emil Salim berpendapat sebaliknya. Menurut Emil, pertemuan Kopenhagen tak seharusnya tersandera AS. "Yang penting adalah dunia, bukan Amerika. Bicara iklim, kita bicara satu dunia ini. Ada pertanggungjawaban moral yang seharusnya dipikul semua negara. Kita harus jalan terus, dengan atau tanpa Amerika," kata Emil dalam National Dialogue on Climate Change, Senin (23/11) di Hotel Borobudur, Jakarta.

Amerika belum menetapkan angka pengurangan emisi dengan alasan terganjal senat yang masih menggodok RUU mengenai perubahan iklim. "Kenapa kita harus tersandera dengan urusan internal Amerika yang masih tergantung dengan senangnya? The world must goes on!" kata Emil yang juga tercatat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Deputi Konservasi Sumber Daya Alam Kementerian Lingkungan Hidup Masnellyarti Hilman mengatakan, posisi Amerika penting karena bagaimanapun juga, negara adidaya itu harus turut bertanggung jawab atas emisi gas rumah kaca yang mereka hasilkan. Gencarnya komitmen negara-negara berkembang mengungkapkan target pengurangan emisi diharapkan bisa memicu komitmen AS.

"Dengan gencarnya negara-negara berkembang dalam menyatakan komitmen, diharapkan Amerika malu dong, negara kaya tapi tidak mau rugi," ujar Nelly, yang juga menjadi salah satu negosiator pada COP 15 di Kopenhagen, Denmark, Desember mendatang.

Editor: wah Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.