NORTH CAROLINA, KOMPAS.com — Ungkapan ”mulutmu harimaumu” mengajarkan kita untuk bertutur hati-hati agar kata-kata itu tidak menjadi bumerang bagi kita. Seorang dokter terancam kehilangan izin praktik karena ada pasien yang tidak suka kelakuan dan kata-katanya.
Antara lain, dokter itu memanggil pasiennya dengan kata ”gendut”. Harian News & Observer of Raleigh melaporkan, Dewan Kedokteran North Carolina, AS, akan memutuskan mengambil izin praktik dr Earl Sunderhaus dari Asheville jika dia melanggar kode etik profesi.
Pasien dokter mata itu mengeluhkan bahwa dokter itu juga membentak dan menyebut dirinya sebagai orang yang tidak bertanggung jawab karena tidak memiliki pekerjaan dan bergantung pada uang dari para pembayar pajak untuk biaya pemeriksaan kehamilannya. Adapun menurut Sunderhaus, dia mengatakan kepada pasiennya bahwa kegemukan dan diabetes yang diderita si pasien dapat menyebabkan kebutaan.


