Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 06:05 WIB
Kuartal III, Utang Pemerintah Melonjak
| Edj | Senin, 23 November 2009 | 11:31 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Posisi utang luar negeri pemerintah meningkat 3,6 persen di kuartal tiga 2009 menjadi sebesar 80,5 miliar dollar AS. Sebelumnya, di kuartal kedua lalu, nilai total utang luar negeri pemerintah masih sebesar 77,7 miliar dollar AS. Nilai utang ini belum termasuk portofolio asing di instrumen Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Utang Negara (SUN).

Data Bank Indonesia mencatat, Jepang melalui Japan Bank for International Corporation (JBIC) masih menempati posisi sebagai kreditur terbesar untuk Indonesia dengan nilai piutang sebesar 36,2 persen dari total utang luar negeri pemerintah. Per kuartal tiga lalu, nilai utang Pemerintah Indonesia ke JBIC mencapai 29,1 miliar dollar AS.

Sementara itu, Amerika Serikat menjadi kreditur nomor dua dengan nilai piutang mencapai 19,3 persen dari total utang luar negeri pemerintah atau senilai 15,6 miliar dollar AS. Posisi itu disusul oleh Asia Development Bank yang mencatat piutang sebesar 13,2 persen atau sebesar 10,6 miliar dollar AS. Kemudian, IBRD memiliki piutang sebesar 6,6 miliar dollar AS kepada Indonesia.

Utang luar negeri pemerintah mayoritas berbentuk dollar AS yang mencapai 37,5 miliar dollar AS. Adapun utang Indonesia dalam denominasi yen dan euro meningkat menjadi 28,8 miliar dollar AS dan 9,3 miliar dollar AS. (Ruisa Khoiriyah/Kontan)

Sumber :
KONTAN