Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 05:50 WIB
Prioritas Karzai, Berantas Korupsi
Josephus Primus | primus | Kamis, 19 November 2009 | 20:33 WIB
|
Share:

BBC
Presiden Afganistan Hamid Karzai dilantik untuk masa jabatan keduanya pada Kamis (19/11) di Kabul. Ia berjanji memberantas korupsi.

TERKAIT:

KABUL, KOMPAS.com - Janji Hamid Karzai kala dilantik menjadi Presiden Afganistan untuk kali kedua masa jabatan adalah memberantas korupsi. Tapi, dalam kesempatan tersebut, Kamis (19/11), Karzai mengatakan kalau jajaran kabinetnya mampu bersikap adil dan cakap di dalam bidang masing-masing.

Tak cuma itu, paling tidak dalam jangka waktu lima tahun mendatang, Afganistan bakal dipimpin oleh pasukan keamanan sendiri. Lalu, tugas dan peran pasukan asing makin hari makin berkurang.

Sementara itu, sebagaimana ditulis BBC, saat pelantikan tersebut, pasukan keamanan menutup sejumlah ruas jalan di Kabul. Akibatnya, jalanan di kota itu nyaris sepi.

Tak cuma itu, bandar udara internasional juga ditutup. Hari pelantikan dijadikan sebagai hari libur. Warga pun diimbau untuk tinggal di rumah sebagai bagian dari pengamanan.

Perwakilan dari sekitar 40 negara menghadiri upacara pelantikan, termasuk Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton dan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari.

Korupsi

Soal korupsi, menurut Karzai dalam pidatonya bisa diberantas kalau pemerintahan bersih. Pemerintahan macam itu datang dari manajemen yang transparan. 

Menurut Karzai lebih lanjut, korupsi adalah masalah yang berbahaya. "Kita harus belajar dari kesalahan dan kelemahan delapan tahun sebelumnya," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Hamid Karzai mengundang pesaingnya, Abdullah Abdullah, bekerja sama. Tujuannya, mencapai kemakmuran bagi Afganistan.

Tak cuma itu, Hamid Karzai meminta Loya Jirga atau parlemen tertinggi membantu menciptakan perdamaian.

Karzai juga mengatakan dia akan mengambil langkah tegas guna menindak produksi dan penyelundupan obat-obatan terlarang.