Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 05:48 WIB
100 Tewas dalam Bentrokan Antaretnik di Kongo
Taufiq Zuhdi | tof | Kamis, 19 November 2009 | 03:28 WIB
|
Share:

GETTY IMAGES/URIEL SINAI
Anak-anak Republik Demokratik Kongo yang terpisah dari orangtua mereka karena konflik sedang makan di sebuah pusat penampungan di Goma, RD Kongo, Jumat (14/11).

TERKAIT:

KINSHASA, KOMPAS.com - Sedikitnya 100 orang tewas dalam bentrokan antaretnik di Republik Demokratik Kongo yang telah menyebabkan 25.000 warga sipil melarikan diri. "Kami menduga ada sedikitnya 100 orang tewas" dalam bentrokan bulan lalu, kata Maurizio Giuliano dari Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

Banyak dari korban tenggelam ketika melintasi sungai Oubangui dalam upaya untuk mencapai perlindungan di Republik Kongo yang berdekatan.Badan hak asasi manusia PBB menyebutkan korban 60 orang tewas pada 6 November, tapi OCHA menyatakan Rabu, jumlahnya jauh lebih tinggi.
    
Bentrokan suku Munzaya dan Enyele itu karena hak tanah dan pencarian ikan di wilayah sekitar Kongo di provinsi Equateur di DRC baratlaut pada 28 dan 29 Oktober. OCHA mengatakan bentrokan itu telah memicu kepergian sekitar 25.000 penduduk Dongo dan daerah sekitarnya, sebagian besar dari mereka menuju ke Kongo.
 
Kekerasan pertama antara kelompok etnik itu meletus pada Maret 2009, ketika hampir 200 gubuk terbakar dan 1.200 orang mencari tempat perlindungan di perbatasan, menurut Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi.

Sumber :
ANT,AP