Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 06:16 WIB
Hutan Lindung Bakal Dibelah Jalan Lingkar
IGN sawabi | Abi | Jumat, 13 November 2009 | 14:44 WIB
|
Share:

Kompas/Ahmad Arif / Kompas Images
Ilustrasi

BENGKULU, KOMPAS.com - Rencana pembangunan jalan lingkar yang membelah Cagar Alam Danau Dusun Besar di Bengkulu masih menunggu izin dari Menteri Kehutanan, kata Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu Khairil Burhan, Jumat.
    
"Tinggal selangkah lagi, izin pembukaan jalan akan diterbitkan Menteri Kehutanan, karena kemarin tim terpadu sudah turun ke lokasi untuk melihat kelayakannya," katanya.
    
Jalan sepanjang 6 km tersebut memang berada di dalam kawasan CA Danau Dusun Besar sehingga dikhawatirkan memengaruhi debit air danau. Danau seluas 500 hektar tersebut selain sebagai sumber air tawar untuk Kota Bengkulu, juga untuk mengairi ratusan hektar sawah di kota itu.
    
"Pembangunannya akan dirancang sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu ekosistem dan habitat danau," katanya.
    
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Provinsi Bengkulu Ali Berti mengatakan jalan lingkar tersebut  dibutuhkan untuk jalur angkutan barang di Bengkulu. "Selama ini jalan dalam wilayah kota yang dilalui angkutan berat seperti pengangkut TBS sawit dan batu bara menuju pelabuhan Pulau Baai mengakibatkan jalan hancur, satu-satunya solusi adalah jalan lingkar ini," katanya.
    
Pembangunan jalan lingkar tersebut memang terkendala karena sepanjang 6 km berada pada kawasan cagar alam yang fungsinya juga  strategis. Namun kata dia, untuk menjamin kawasan danau tidak terganggu, Dinas Pekerjaan Umum dalam hal ini Subdin Bina Marga berjanji akan menerapkan perlakuan khusus.
    
"Ada desain khusus dari Dinas Pekerjaan Umum bagaimana membangun jalan itu tapi tidak mengganggu habitat dan ekosistem danau," katanya.
   

Sumber :
ANT