Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 01:55 WIB
Diplomat Iran Tewas Ditembak di Pakistan
Egidius Patnistik | Produksi | Kamis, 12 November 2009 | 15:50 WIB
|
Share:

PESHAWAR, KOMPAS.com — Sejumlah pria bersenjata menembak mati juru bicara konsulat Iran di kota Peshawar, Pakistan barat laut, Kamis (12/11), saat ia dalam perjalanan ke tempat kerjanya.

Para penyerang mengincar Abu Al Hasan Jaffry, Direktur Hubungan Masyarakat dan Protokol Konsulat Iran di Peshawar, ketika ia menuju kantornya dengan menggunakan mobil. Pejabat senior polisi, Nisar Marwat, kepada AFP mengatakan, Jaffry meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Motif pembunuhan belum diketahui.

Jaffry ditembak di jalan utama setelah meninggalkan rumahnya di permukiman Gulberg, Peshawar. "Tiba-tiba tembakan dimulai dan ketika saya tiba di jalan utama itu, saya melihat Jaffry berlumuran darah akibat luka-luka dan para penyerang, mungkin lebih dari dua orang, melarikan diri," kata seorang pria saksi mata.

Pemeriksaan mayat korban sedang dilakukan di Rumah Sakit Militer Gabungan Peshawar. Seorang pejabat pemerintah di Peshawar mengonfirmasikan pembunuhan itu.

Hubungan Iran dan Pakistan tergolong erat, tetapi ketegangan muncul bulan lalu, ketika Teheran menuduh para gerilyawan yang berpangkalan  di Pakistan terlibat dalam satu serangan bunuh diri yang menewaskan 42 orang, termasuk 15 anggota pasukan Pengawal Revolusi Iran. Islamabad membantah keras bahwa kelompok garis keras Jundullah melancarkan serangan pada 18 Oktober itu dari wilayahnya.

Peshawar, yang berpenduduk 2,5 juta jiwa, dilanda gelombang serangan bom bunuh diri dan serangan senjata api, tetapi aksi kekerasan sektarian jarang terjadi di kota itu. Kelompok Syiah, penduduk mayoritas di Iran, merupakan 20 persen  dari penduduk Pakistan yang berjumlah 167 juta jiwa, yang mayoritas adalah penganut Sunni. Lebih dari 4.000 orang tewas dalam aksi kekerasan sektarian di Pakistan sejak tahun 1980-an.

Sumber :
ANT