Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 08:25 WIB
Inggris Tawarkan Tanahnya untuk Perdamaian Siprus
Egidius Patnistik | made | Rabu, 11 November 2009 | 15:38 WIB
|
Share:

NIKOSIA, KOMPAS.com - Inggris menawarkan hampir separuh dari wilayah kedulatannya di Siprus untuk memudahkan perjanjian damai antara masyarakat Siprus Yunani dan Siprus Turki di pulau itu.

"Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal (PBB) untuk masalah Siprus, Alexander Downer, telah diberi tahu bahwa Inggris mengulangi tawarannya kepada PBB, yaitu memberi sebagaian wilayah Inggris di Siprus demi mempersatukan Siprus," kata sebuah pernyataan PBB, Selasa. Tawaran yang sama pernah diajukan Inggris tahun 2003.

"Tawaran itu bersyarat, yaitu perjanjian menyeluruh yang disetujui para pemimpin kedua masyarakat tersebut dan kemudian diterima oleh sebagian besar penduduknya dan secara resmi disahkan oleh kedua belah pihak," demikian lanjutan pernyataan PBB tersebut.

Siprus terpecah tatkala Turki memasuki pulau itu tahun 1974, yang dipicu oleh kudeta singkat yang didalangi Yunani. Masyarakat Siprus Turki dan Yunani telah memulai lagi pembicaraan perdamaian pada September 2008.

Inggris sekarang menguasai tiga persen wilayah di Siprus, yang didudukinya hingga 1960. Tawaran itu akan berupa penyerahan 45 mil atau hampir separuh dari 98 mil persegi (254 km persegi) tanah yang dikuasai Inggris di Siprus. Inggris memiliki pangkalan udara strategis di pulau yang terletak di Laut Tengah itu tetapi pangkalan itu tidak menjadi bagian dari tawaran. Pihak Inggris sendiri sejauh ini belum mengomentari pernyataan PBB tersebut.

Konflik berkepanjangan di Siprus itu menjadi sumber ketegangan antara Yunani, sebagai sekutu NATO, dengan Turki, serta menghambat pembicaraan tentang keanggotaan Turki dalam Uni Eropa.

Sumber :