KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Cara Efektif Beriklan dan Menambah Penghasilan
Senin, 9 November 2009 | 07:43 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Bertahan hidup dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Kaus telah memberikan penghidupan kepada penganggur ini. Jason Sadler (26), seorang mantan pemasar profesional dari Florida, mendirikan perusahaan www.iwearyourshirt.com.

Ide dasarnya berawal ketika dia mengenakan kaus yang diberikan perusahaan untuk mempromosikan perusahaan itu. Untuk jasa tubuhnya yang dijadikan reklame berjalan itu, Sadler mengenakan tarif bertahap.

Tarif pada 1 Januari sebesar 1 dollar AS per hari dan tarif pada 31 Desember sebesar 365 dollar AS. Sadler mengatakan, hal itu tampaknya tidak menguntungkan, tetapi kenyataannya dia meraup dana sebesar 66.795 dollar AS atau sekitar Rp 634,5 juta dalam satu tahun dengan mengenakan kaus setiap hari sepanjang tahun.

Dia telah melakukan hal itu tahun ini. Selain pembayaran secara harian, dia juga menjual jasa bulanan sebesar 1.500 dollar AS atau sekitar Rp 14,2 juta sehingga penghasilannya bertambah sebesar 18.000 dollar AS atau Rp 171 juta.

”Saya berjalan-jalan, berfoto, dan mengenakan kaus itu sepanjang hari. Saya juga menulis blog tentang mereka di Twitter. Saya mengubah profil di Facebook kemudian saya membuat video di YouTube. Tahun ini saya menghasilkan uang Rp 788,5 juta,” jelasnya.

Rata-rata pendapatan di AS per tahun Rp 304 juta, menurut data dari Biro Statistik Pekerja AS. Rupanya jasa Sadler mulai laku.

Untuk tahun 2010, jadwalnya telah padat sehingga dia mulai mempekerjakan orang lain. Tentu saja pendapatannya juga akan bertambah.

Penulis: JOE   |   Editor: jimbon   |   Sumber : Kompas Cetak Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.