PESHAWAR, KOMPAS.com - Dua belas orang, termasuk seorang wali kota anti-Taliban, Minggu (8/11) tewas dalam serangan bom mobil bunuh diri di dekat sebuah pasar ternak yang ramai di kota Peshawar, Pakistan.
Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang juga mencederai 36 orang di daerah pinggiran kota tersebut. Mereka menyebut pemboman itu sebagai pembalasan atas upaya wali kota Abdul Malik menghidupkan milisi untuk melawan gerilyawan muslim garis keras tersebut.
Sebelumnya, militer Pakistan telah menewaskan 12 gerilyawan Taliban dalam sebuah serangan besar di daerah suku Waziristan Selatan yang berbatasan dengan Afghanistan.
Sekitar 30.000 tentara yang didukung jet dan helikopter tempur telah melancarkan serangan darat dan udara hebat ke wilayah barat laut sejak tiga pekan lalu dan mereka telah mengklaim serangkaian keberhasilan.
