WASHINGTON, KOMPAS.com — Jenazah para korban yang tewas dalam aksi penembakan di pangkalan militer AS dibawa ke rumah persemayaman yang biasa dipakai untuk menangani para prajurit korban perang di Afganistan dan Irak. Demikian pernyataan pejabat Pentagon, Jumat (6/11).
Pesawat kargo C-17 yang berisi 13 mayat korban penembakan membabi buta pada Kamis lalu di Fort Hood, Texas, dijadwalkan tiba Jumat malam di Pangkalan Udara Dover, lokasi penghormatan bagi korban perang negara itu.
Otopsi akan dilakukan di pusat operasi rumah persemayaman Angkatan Udara. Sebanyak 12 korban adalah prajurit AS dan satu orang korban adalah pegawai sipil di militer.
Mulai Maret lalu sebenarnya Departemen Pertahanan telah mencabut larangan peliputan media atas penurunan peti mayat yang ditutup bendera dari pesawat di pangkalan udara Dover. Hak peliputan diserahkan kepada keluarga militer untuk memutuskan apakah kamera dan para wartawan dapat merekam peristiwa itu. Terkait kasus ini, keluarga para korban di Fort Hood telah memutuskan untuk menolak setiap peliputan media bagi pengiriman itu.

Severity: Notice
Message: Undefined variable: output
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 748

