Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 08:31 WIB
Ruhut: Saya Tidak Terkesima dengan Tangisan Susno
Leo Sunu | wah | Jumat, 6 November 2009 | 18:47 WIB
|
Share:

KOMPAS.COM/DHONI SETIAWAN
Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) nonaktif, Komjen Pol Susno Duadji menghadiri rapat dengar pendapat antara Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dengan Anggota Komisi III DPR RI, Kamis (5/11) malam di Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat.

TERKAIT:

JAKARTA,KOMPAS.com — Salah satu anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Ruhut Sitompul, mengaku tidak terkesima dengan curhat Komjen Susno Duadji sekalipun dia menangis. Kabareskrim Polri yang mengundurkan diri untuk sementara waktu itu sempat menitikkan air mata saat memberikan klarifikasi kepada Komisi III DPR, Jumat (6/11) dini hari.

"Inilah terus terang. Saya kan nanya dia keras sekali. Inilah risiko saya berpolitik. Saya tidak terkesima sama tangisan, bahkan bawa-bawa keluarga segala. Saya tahu siapa Susno," kata Ruhut, Jumat di Gedung DPR.

Meski bersikap keras ketika meminta klarifikasi kepada Susno, Ruhut mengaku tidak memiliki masalah pribadi dengan mantan Kapolda Jawa Barat tersebut. "Dia sahabat saya, cuma kalau bicara hukum ya harus ada perbaikan dong," kata Ruhut.

Ia juga menegaskan, jika memang pada persidangan dan proses hukum selanjutnya kedua pimpinan KPK nonaktif, Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto, tidak bersalah, maka Susno Duadji harus dihukum. "Saya katakan, kalau memang Bibit dan Chandra tak terbukti, hukum Susno," ungkapnya.

Ruhut mengaku menuai banyak pujian karena ketegasannya ketika meminta klarifikasi kepada Susno malam itu. "Saya cukup vokal, bahkan yang duduk di kanan-kiri saya sikapnya beda. Mereka bilang, Abang kok keras sekali," ucapnya.