Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 07:35 WIB
Ramai-ramai, 37 Siswa SMAN 1 Gresik ke Singapura dan Malaysia!
Adi Sucipto | latief | Kamis, 5 November 2009 | 18:14 WIB
|
Share:

shutterstock
Ilustrasi: "Sasaran kegiatan ini, selain meningkatkan mutu sekolah dan siswa, juga untuk memperluas link SMA Negeri 1 Gresik dengan sekolah dan perguruan tinggi lain di luar negeri," kata Kepala Sekolah SMAN I Gresik Suyatno.

TERKAIT:

GRESIK, KOMPAS.com — Sebanyak 37 siswa SMAN 1 Gresik didampingi tujuh guru dan seorang pemimpin sukarelawan ICT MSN APEC Indonesia akan bertolak ke Singapura dan Malaysia untuk melaksanakan kunjungan balasan putaran pertama.

Setelah tahun lalu siswa SMA Negeri 1 Kebomas Gresik melaksanakan program sister school ke Korea Selatan, tahun ini giliran siswa SMA Negeri 1 Gresik berangkat menuju Singapura dan Malaysia. Kunjungan balasan putaran pertama ini berlangsung selama 10 hari pada 5-14 November.

Kepala SMA Negeri 1 Gresik Suyatno, Kamis (5/11), dalam siaran persnya menjelaskan, dalam kunjungan balasan ini, peserta akan mengunjungi sekolah partner, yaitu SMK Ayer Keroh Melaka, Malaysia. Para siswa juga akan mengunjungi Nanyang Technology University Singapore dan UTeM di Malaka, Malaysia. Kedua perguruan tinggi itu telah memiliki jalur penghubung dengan SMA Negeri 1 Gresik.

Menurut Suyatno, siswa yang mengikuti program ini berasal dari berbagai kelas. Sebelumnya, mereka harus mengikuti sejumlah tes, seperti Bahasa Inggris dan kemampuan akademisi. Kegiatan ini juga bisa memperkuat budaya serumpun Malaysia-Indonesia dan mempersempit gap teknologi antara SMA Negeri 1 Gresik dan SMK Ayer Keroh Melaka Malaysia.

Selama di Singapura dan Malaysia, para siswa akan menggelar Collaborative Project Open Class yang meliputi English Class, Sport Class, Cooking Class, Music Class dan Languange Class.

Siswa juga menggelar proyek budaya atau pertunjukan seni dengan membawakan tarian Guyub Rukun, serta menampilkan band yang membawakan lagu "Hai Kawan", "Kenangan Indah", "The One", dan "Sepanjang Usia". Pada penampilan terakhir, para siswa akan menyajikan peragaan busana, yang dibawakan oleh 13 siswa.

"Sasaran kegiatan ini, selain meningkatkan mutu sekolah dan siswa, juga untuk memperluas link SMA Negeri 1 Gresik dengan sekolah dan perguruan tinggi lain di luar negeri," kata Suyatno.

Salah seorang wali murid, Hari Sucipto, orangtua dari Veridyah Ayu, siswi kelas X, merasa senang dan bangga karena anaknya terpilih ikut dalam program bertaraf internasional ini.

"Veridyah ikut les Bahasa Inggris sejak sekolah dasar sehingga sudah biasa ngobrol dengan bahasa Inggris," kata Hari.

Sumber :
Kompas Cetak
Rabu, 23/05/2012 14:13 WIB

Yaman di Ambang Krisis Pangan

Rabu, 23/05/2012 10:47 WIB

Sepertiga Obat Malaria di Dunia Palsu