SYDNEY, KOMPAS.com - Australia dan Selandia Baru mengusir utusan senior Fiji sebagai balasan atas tindakan rezim militer Fiji yang lebih dulu mengusir diplomat Australia dan Selandia Baru. Menteri Luar Negeri Australia, Stephen Smith, di Sydney, Rabu (4/11), mengatakan, penjabat Komisariat Tinggi Fiji, Kamlesh Kumar Arya, telah diperintahkan pulang ke Suva.
"Ini sangat disesalkan dan Australia sangat kecewa dengan tindakan Fiji dalam masalah ini," kata Smith, sebagaimana dilaporkan stasiun radio ABC.
Selandia Baru juga mengumumkan, Penjabat Kepala Misi Fiji di Wellington sebagai orang yang tidak disukai dan meminta dia untuk meninggalkan negeri itu. Selandia Baru melakukan tindakan tersebut setelah Penjabat Kepala Misinya di Fiji, Todd Cleaver, secara resmi dinyatakan sebagai persona non-grata oleh pemerintah sementara Fiji dan diberitahu agar meninggalkan Fiji.
Menteri Luar Negeri Selandia Baru, Murray McCully, menyampaikan konfirmasi tentang tindakan pemerintahnya hari ini. "Akibat tindakan itu, pada pukul 15.00 para pejabat dari Kementerian Urusan Luar Negeri di Selandia Baru dan Perdagangan bertemu dengan Penjabat Kepala Misi Fiji di Wellington Kuliniasi Seru Savou, dan memberitahu dia bahwa ia telah dinyatakan sebagai "persona non-grata" dan diinstruksikan agar meninggalkan Selandia Baru," kata McCully.


