KOMPAS
Senin, 22 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Ternyata 700 Juta Manusia di Dunia Ingin Pindah Negara
Rabu, 4 November 2009 | 09:57 WIB
NASA Goddard Space Flight Center
Bumi dipotret dari ruang angkasa.

WASHINGTON, KOMPAS.com — Sekitar 700 juta orang di seluruh dunia ternyata memiliki pola pikir yang sama, yaitu ingin pindah ke negara lain secara tetap, demikian hasil jajak pendapat yang dihimpun Gallup dan dipublikasikan pada Selasa (3/11).

"Warga di negara sub-Sahara Afrika adalah yang paling mungkin ingin pindah ke luar negeri untuk selama-lamanya," demikian hasil jajak pedapat yang dilakukan di 135 negara, antara tahun 2007 dan 2009 oleh Gallup.

Rata-rata, 38 persen dari penduduk dewasa di sub-Sahara Afrika, atau sekitar 165 juta orang, mengatakan, mereka mau bertaruh dan menuju ke negara lain jika mereka memiliki kesempatan.

Tujuan yang paling terkenal adalah AS, tempat hampir seperempat dari 700 juta orang—sekitar 165 juta orang—menyatakan mereka ingin menetap.

Di tempat kedua gabungan adalah Inggris, Kanada, dan Prancis, masing-masing disebut sebagai tujuan yang lebih disukai oleh sebanyak 45 juta orang.

Tiga puluh lima juta orang mengatakan, mereka ingin pergi ke Spanyol, 30 juta ke Arab Saudi, serta 25 juta orang masing-masing ke Australia dan Jerman.

Kemungkinan tersedikit orang ingin berimigrasi adalah orang Asia. Hanya satu dari 10 orang dewasa Asia menegaskan mereka ingin pindah ke negara lain.

Hampir 260.000 orang yang berusia 15 tahun dan lebih tua telah disurvei, baik melalui telepon maupun bertatap muka untuk jajak pendapat itu, yang memiliki margin kesalahan sekitar 5 persen.

Penulis: BNJ   |   Editor: bnj   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.