ISLAMABAD,KOMPAS.com - Dalam waktu 24 jam terakhir, sejumlah 21 gerilyawan tewas akibat operasi pasukan keamanan di kawasan suku Waziristan Selatan, Pakistan. Pasukan keamanan juga menangkap dua tersangka gerilyawan, sementara seorang tentara tewas dan dua serdadu lainnya cedera dalam operasi tersebut.
Menurut anggota Angkatan Darat Pakistan, sekitar 30.000 tentara dikerahkan untuk memerangi sekitar 10.000 gerilyawan Taliban di kawasan tidak bertuan itu. Sebanyak 200 komandan keamanan telah tiba di kawasan itu pada Jumat untuk operasi pemulihan keamanan.
Ia mengatakan operasi itu dilancarkan di enam kota di kawasan itu dan akan dilangsungkan selama enam hingga delapan pekan. Sementara, juru bicara militer Pakistan, Mayjen Athar Abbas, Senin mengatakan pasukan telah menguasai sepenuhnya Kaningurram, salah satu kota terbesar di Waziristan Selatan dan sebelumnya menjadi benteng pertahanan penting Taliban.
Mayjen Athar Abbas dalam jumpa wartawan di Islamabad mengatakan daerah Kanigurram telah dibersihkan seluruhnya dari gerilyawan, setelah penggeledahan dari rumah ke rumah. Di sisi lain, PBB pada Senin mengatakan pihaknya telah menarik staf internasionalnya dari kawasan bergolak Pakistan baratlaut itu karena memburuknya situasi keamanan di daerah itu.
Konflik bersenjata di negara itu kian meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Di kota Rawalpindi, seorang pelaku serangan bom bunuh diri yang mengendarai sepeda motor mengagetkan sejumlah orang orang yang sedang mengambil gaji.Serangan bom itu menewaskan 20 orang dan sejumlah lainnya cedera, kata polisi.

Severity: Notice
Message: Undefined variable: output
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 748

