MIAMI, KOMPAS.com — Presiden AS Barack Obama menegaskan bahwa dia serius akan menutup penjara militer di Teluk Guantanamo, Kuba.
Penegasan itu disampaikan, Senin (26/10), pada sebuah acara penggalangan dana di Miami. “Kami akan menutup Guantanamo dan serius dalam hal ini,” kata Obama.
Namun, sang Presiden tidak memastikan Januari 2010 sebagai tenggat waktu yang semula ditetapkan untuk menutup fasilitas itu. Obama kembali mengungkapkan penutupan penjara tersebut akan membantu memulihkan citra AS di luar negeri.
Gedung Putih masih berharap bisa memenuhi tenggat waktu, tetapi sejumlah pejabat senior mengakui hal ini sulit dipenuhi karena sejumlah masalah belum terselesaikan. Lebih dari 220 tahanan masih berada di penjara Guantanamo.
