Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 06:40 WIB
Taliban Serukan Boikot Pilpres Afganistan
Josephus Primus | primus | Sabtu, 24 Oktober 2009 | 14:58 WIB
|
Share:

AFP/MASSOUD HOSSAINI
Seorang polisi Afganistan berdiri menjaga salah satu kampanye pemilihan presiden Afganistan, Kamis (6/8). Suasana keamanan di negeri ini bukannya semakin aman namun serentetan aksi bom yang memakan korban masih terjadi.

TERKAIT:

KABUL, KOMPAS.com — Taliban, Sabtu (24/10), menyeru aksi boikot terhadap putaran kedua pemilihan presiden Afganistan mendatang dan mengancam kekerasan terhadap orang-orang yang ikut ambil bagian dalam pemilihan.
   
"Emirat Islam (Afganistan) sekali lagi memberitahukan kepada semua penduduk agar tak seorang pun yang ikut ambil bagian dalam proses Amerika ini, dan harus memboikot proses itu," kata pernyataan Taliban yang dikirimkan melalui e-mail kepada AFP.
   
"Mujahidin sepenuhnya dipersiapkan untuk mengalahkan proses ini," katanya.
   
Pernyataan menambahkan bahwa "orang yang berpartisipasi dan mencederai akan bertanggung jawab atas kehilangan milik mereka."
   
Pemilihan presiden putaran pertama yang diwarnai penyelewengan di Afganistan 20 Agustus lalu dihantam oleh kampanye bayangan Taliban yang menyebabkan rakyat yang ikut ambil bagian dalam pemilihan ini hanya di bawah 40 persen.

Sumber :
Ant
Rabu, 23/05/2012 14:13 WIB

Yaman di Ambang Krisis Pangan

Rabu, 23/05/2012 10:47 WIB

Sepertiga Obat Malaria di Dunia Palsu