ISTANBUL, KOMPAS.com — Pasukan keamanan Turki menangkap 32 orang yang dituduh sebagai anggota kelompok militan Al Qaeda yang diyakini merencanakan serangan terhadap sasaran-sasaran NATO, AS, dan Israel. Demikian dilaporkan kantor berita Anatolia, Kamis.
Orang-orang itu ditangkap dalam sejumlah penyergapan serentak di delapan provinsi. Demikian Anatolia, mengutip para pejabat keamanan yang menyebutkan bahwa beberapa orang dari mereka diperkirakan dilatih di kamp-kamp Al Qaeda di Afganistan.
Pejabat-pejabat keamanan menemukan dokumen yang mengaitkan tersangka-tersangka itu dengan kelompok terlarang tersebut selama penyerbuan.
"Tim-tim dari Satuan Anti-Teror Istanbul melakukan operasi terhadap anggota-anggota Al Qaeda yang diketahui merencanakan serangan terhadap kantor-kantor perwakilan AS dan Israel serta instalasi NATO," kata Anatolia.
Sementara itu, Anatolia mengatakan, ada enam orang yang mendapat tuduhan atas keterlibatan bom bunuh diri pada 2003 yang menewaskan sekitar 60 orang. Hal itu terjadi di dua sinagoge (tempat ibadah orang Yahudi), satu di sebuah cabang bank HSBC, dan satu lagi di konsulat Inggris di Istanbul.
Tujuh militan, termasuk seorang Suriah anggota Al Qaeda, sebelumnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena peranan mereka dalam pengeboman 2003 itu.


