KOLOMBO, KOMPAS.com — Kunjungan Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan RI Letnan Jenderal Sjafrie Sjamsoeddin ke Kolombo, Sri Lanka 12-13 Oktober 2009 semakin mempererat hubungan bilateral kedua negara, terutama di bidang pertahanan.
Sekjen Sjafrie Sjamsoeddin telah bertemu dengan Kepala Staf Gabungan Pertahanan Sri Lanka Jenderal Sarath Fonseka dan Sekjen Dephan Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa. Selain itu, Sekjen Dephan RI juga telah mengunjungi Pusat Pendidikan Komando dan Staf Pertahanan Sri Lanka.
Sri Lanka (SL) telah berhasil mengatasi konflik dalam negeri, terutama di wilayah utara dan selatan Sri Lanka pada tanggal 18 Mei 2009. Keberhasilan ini utamanya merupakan keberhasilan militer Sri Lanka dalam mengatasi pemberontakan Macan Tamil yang berlangsung hampir 30 tahun.
Pada bulan Januari 2009, Sekjen Dephan SL Gotabaya Rajapaksa juga telah berkunjung ke Indonesia dan bertemu dengan sejumlah pejabat Indonesia. Kunjungan tersebut berlangsung di tengah upaya Pemerintah SL berusaha mengembalikan ketertiban dan perdamaian di wilayah utara dan selatan. Kunjungan Sekjen Dephan RI merupakan kunjungan balasan terhadap kunjungan tersebut.
Selama ini, kerja sama pertahanan Sri Lanka-Indonesia telah berlangsung di bidang pendidikan perwira dan staf militer dua negara. Selain mempererat kerja sama pendidikan, pihak militer Sri Lanka juga membuka kesempatan peluang bagi pengusaha Indonesia di bidang peralatan pendukung militer non-tempur, seperti pakaian seragam, sepatu, dan ransum. Dalam kunjungan Sekjen Dephan RI kali ini, sejumlah pengusaha di bidang peralatan non-tempur juga telah ikut serta dan melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait.
Menurut Duta Besar RI untuk Sri Lanka, Djafar Husein, dengan selesainya konflik di Sri Lanka, potensi peningkatan hubungan ekonomi dua negara juga semakin besar. Saat ini, Pemerintah Sri Lanka tengah giat mengembangkan wilayah di utara dan selatan yang telantar akibat konflik hampir 30 tahun.
Beberapa proyek investasi dan peningkatan infrastruktur di Sri Lanka tengah gencar ditawarkan Pemerintah Sri Lanka. KBRI Kolombo akan selalu siap memfasilitasi peningkatan hubungan ekonomi yang pada akhirnya akan membawa kesejahteraan kepada kedua negara. Saat ini dua perusahaan besar di Indonesia, yaitu Indofood dan Bukaka, tengah menjajaki kemungkinan memperluas pasar dan proyek di Sri Lanka.
