Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 08:40 WIB
Jepang Ajak Indonesia Wujudkan Kawasan Asia Timur
Wahyu Satriani Ari Wulan | wah | Selasa, 13 Oktober 2009 | 19:36 WIB
|
Share:

KOMPAS/RIZA FATHONI
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut Menteri Luar Negeri Jepang Katsuya Okada saat berkunjung ke Gedung Departemen Keuangan, Jakarta, Selasa (13/10). Kunjungan Menlu Jepang tersebut dimaksudkan untuk menyampaikan bantuan pemerintah Jepang bagi bencana gempa Sumatera Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Jepang mengajak Indonesia untuk lebih mengintensifkan perwujudan kawasan ekonomi Asia Timur. Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Luar Negeri Jepang Katsuya Okada, Selasa (13/10).

"Jepang melihat perkembangan dunia, ingin membentuk suatu kawasan Asia Timur. Karena inti dari kawasan Asia timur yang kuat dan baik adalah 10 negara ASEAN plus China, Jepang, dan Korea," jelas Menkeu, saat ditemui di kantornya, Jakarta.

Menkeu mengatakan, pemerintah Jepang berpandangan bahwa ASEAN bersama-sama Jepang dapat memegang peranan penting bagi perekonomian global. Di sisi lain, Asia Timur juga sudah menjadi kawasan yang penting dan sebagai sumber solusi bagi krisis global.

"Karena krisis global untuk bisa mencapai solusi yang sustain (berkelanjutan) adalah apabila Asia, khususnya Asia Timur, mampu menyeimbangkan engine of growth atau mesin ekonomi global," terangnya.

Untuk itu, menurutnya, strategi pembangunan di Asia Timur harus mampu mengembangkan kemapuan regional, seperti investasi dan perdagangannya. Selain membahas hal ini, keduanya juga membahas soal kerja sama di bidang perubahan iklim, kemudian komitmen untuk mengurangi emisi karbon, dan kerja sama antarnegara dalam forum baik di ASEAN Plus 3 ataupun dalam pertemuan G-20.