
ABUJA, KOMPAS.com- Lebih dari 15.000 gerilyawan di daerah penghasil minyak Delta Niger menyerahkan senjata mereka dan menerima pengampunan tanpa syarat dari Presiden Nigeria Umaru Yar’Adua, kata seorang pejabat tinggi pemerintah, Kamis (8/10).
Jumlah orang yang mengambil bagian dalam program amnesti yang berakhir waktunya Minggu itu melampaui perkiraan pemerintah dan menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana orang-orang itu nanti direhabilitasi dan disatukan kembali ke dalam masyarakat.