JERUSALEM, KOMPAS.com — Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman mengatakan, tidak mungkin untuk mencapai perjanjian damai jangka panjang dengan Palestina saat ini. Lieberman mengemukakan hal itu, Rabu (7/10) tengah malam, sebelum bertemu dengan utusan khusus Washington untuk urusan Timur Tengah, George Mitchell.
Upaya untuk mencapai perjanjian damai yang bersifat jangka panjang antara Israel dan Palestina telah gagal sejak kesepakatan pertama tahun 1993.
Lieberman mengatakan, saat ini sangat tidak realitis memikirkan kesepakatan jangka panjang untuk mengakhiri konflik yang berlarut-larut antara Palestina dan Israel. Kata dia, siapa pun yang berpikir bahwa sebuah kepakatan damai dapat dicapai segera, orang itu tidak paham situasi yang sedang terjadi.
Dia mengatakan, kedua pihak harus terus-menerus berusaha mencapai kesepakatan sementara yang dapat menciptakan kestabilan sambil terus berupaya untuk mencapai tahap berikutnya.
