KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Bra Eksentrik Berfungsi Ganda sebagai Masker
Rabu, 7 Oktober 2009 | 05:21 WIB
Bra Eksentrik Berfungsi Ganda sebagai Masker

NEW YORK, KOMPAS.com-Bra perempuan ternyata dapat dimodifikasi dan memiliki fungsi ganda sebagai masker gas. Penemuan itu telah memenangi penghargaan dari Universitas Harvard untuk penemuan paling eksentrik tahun ini.

Penghargaan itu disebut Ig Nobel, diumumkan beberapa hari sebelum penghargaan Nobel di Stockholm yang sesungguhnya diumumkan. Bra dapat berganti menjadi dua masker darurat. Satu untuk pengguna bra dan satu lagi untuk siapa pun yang memerlukannya.

Ide cemerlang itu berasal dari Elena Bodnar, Raphael Lee, dan Sandra Marijan. Mangkuk bra itu dilengkapi dengan alat penyaring dan dirancang dapat cukup untuk wajah. Tidak main-main, penemuan itu telah didaftarkan hak patennya.

Hadiah Ig Nobel lain untuk bidang Kimia diberikan kepada tiga peneliti dari Universidad Autonoma de Mexico, yaitu Javier Morales, Miguel Apatiga, dan Victor Castano. Mereka menciptakan berlian dari tequila. Sedangkan hadiah untuk bidang kesusastraan jatuh kepada polisi Irlandia karena telah menulis lebih dari 50 surat tilang untuk seorang Prawo Jazdy yang dalam bahasa Polandia berarti ’surat izin mengemudi’.

Sedangkan Stephan Bollinger dan doktor lain dari Universitas Bern di Swiss menerima hadiah perdamaian karena mendemonstrasikan bahwa botol bir kosong lebih mungkin melukai kepala dalam pertarungan di bar dibandingkan dengan botol berisi penuh. Hadiah Ig Nobel diberikan kepada mereka yang menemukan sesuatu yang membuat orang tertawa lalu berpikir. (AFP/joe)

Sumber : Kompas Cetak Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.