PBB, KOMPAS.com - Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang beranggota 57 negara Islam telah menunjuk seorang utusan khusus untuk Jammu dan Kashmir, satu langkah yang dianggap sebagai bagian usaha Pakistan untuk mengangkat isu tersebut ke tingkat internasional.
OKI mengeluarkan pengumuman tersebut Jumat (2/10) menyusul pertemuan Kelompok Kontaknya tentang Kashmir di markas PBB di New York.
Penunjukan Abdullah Bin Adbul Rahman Al Bakr, warga Saudi, sebagai Utusan Khusus OKI untuk Jammu dan Kashmir disambut baik oleh Ketua Hurriyat Mirwaiz Umar Farooq, yang juga mengadakan serangkaian pertemuan dengan para pemimpin negara Islam. Pertemuan tersebut mengangkat isu tuduhan pelanggaran hak asasi manusia di Kahsmir.
Menurut Mirwaiz, penunjukkan itu akan membantu memecahkan isu Kashmir sesuai dengan aspirasi rakyat Kashmir.
Kontak Grup OKI tentang Kashmir ditangani oleh menteri luar negeri Pakistan, Turki, Arab Saudi, dan Nigeria.

