Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 04:34 WIB
Korsel Beli Radar Canggih Israel
Egidius Patnistik | Kamis, 17 September 2009 | 15:56 WIB
|
Share:

AP Photo/Lee Jin-man
Seorang warga Korea Selatan menonton televisi di sebuah stasiun kereta Seoul, Kamis (2/7), menayangkan gambar Korea Utara tengah melontarkan peluru kendali. Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan, Korut telah meluncurkan dua rudal jarak pendek pada Kamis siang. Sebuah tindakan yang semakin menambah ketegangan situasi di semenanjung Korea.

TERKAIT:

SEOUL, KOMPAS.com — Korea Selatan (Korsel) akan membeli sistem radar canggih Israel untuk mendeteksi dan melacak rudal-rudal balistik Korea Utara.

Badan Program Pemantapan Pertahanan Korsel, Kamis, mengatakan, negara itu akan segera memesan jenis radar tersebut dari kelompok Elta Israel, yang disebut sistem radar Green Pine Block-B. Juru bicara Kim Young-San kepada para wartawan mengatakan, Elta mencatat penilaian lebih tinggi ketimbang Thales dari Perancis dalam uji penampilan radar tersebut Agustus lalu.

"Jika digelar di sini, sistem radar itu akan memperbaiki kemampuan pertahanan antirudal kami," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan berupaya melacak rudal-rudal balistik yang ditembakkan Korea Utara pada tahap-tahap awal. Menurut Kim, radar-radar itu berkemampuan memantau rudal-rudal balistik dalam penerbangan pada jarak sekitar 500 kilometer, yang meliputi seluruh wilayah Korea Utara, jika digelar di Korea Selatan pada tahun 2012. "Kami berharap radar-radar itu akan memperbaiki secara signifikan kemampuan pertahanan antirudal kami," katanya.

Namun, dia menolak untuk menjelaskan besar biaya yang mesti dikeluarkan untuk membeli sistem rudal canggih itu. Angkatan udara negeri itu pada November lalu menerima pengiriman pertama rudal-rudal pertahanan udara Patriot buatan Amerika Serikat yang dibeli dari tangan kedua, Jerman.

Korea Utara memiliki sekitar 600 rudal Scud yang mampu menghantam target-target di Korea Selatan, dan mungkin juga wilayah Jepang dalam beberapa kasus. Pyongyang juga memiliki 200 rudal Rodong-1 yang bisa menjangkau Tokyo. Selain itu, Korea Utara telah tiga kali melakukan uji peluncuran rudal jarak jauh Taepodong pada April lalu.

Sumber :
ANT